Minggu, 01 September 2013

Memajukan Animasi Indonesia

Seperti yang kita tau, animasi Indonesia kurang dikenal, bahkan dikalangan orang-orang Indonesia sendiri. Contohnya aja: Kalau kita ditanya mengenai apa animasi favorit kita, biasanya kita akan menjawab dengan animasi-animasi buatan luar negeri seperti: Detective Conan, Naruto, Oscar Oasis, Doraemon atau yang lagi rame baru-baru ini: "The Minions" dalam film Despicable Me 2 (udah nonton belum nih :D ,). Adakah yang bakal menjawab dengan animasi Indonesia???  Saya sendiri kalau ditanya tentu akan menjawab animasi buatan luar negeri, karena terus terang saya sendiri kurang tau apa apa saja film animasi buatan Indonesia itu. he he...  :>)

The Minions yang lagi jadi idola... he he
Pertanyaannya masih sama yaitu kenapa??? Kenapa film animasi kita kok gak ada yang sehebat buatan luar negeri??? Kalau dibilang talenta kita yang mungkin kurang, tentu tidak. Banyak kok talenta-talenta anak negeri yang hebat. Selain itu, kita bisa berkaca pada negara tetangga sebelah kita yang cuma terpisah oleh laut, bahkan ada daerah yang cuma terpisah oleh pagar besi yaitu : Malaysia. Ada yang tau anime buatan Malaysia yang sempat ngetrend di Indonesia??? Ya, benar, Upin Ipin... Upin Ipin menjadi contoh bagaimana animasi negara tetangga sudah melompat jauh mengungguli kita.

Upin Ipin dari Malaysia
Apalagi kalau bicara soal animasi 3D, yang terdapat dalam film-film yang diperankan oleh manusia di luar negeri sana. Yang bahkan membuat kita kesulitan membedakan yang mana yang animasi dan yang mana yang asli. he he... :D . Seperti: Gedung-gedung yang terdapat dalam film-film superhero seperti The Amazing Spiderman, The Avengers, Iron Man dls, atau Tentakelnya Davy Jones dalam film The Pirates of The Caribbean, atau bahkan monster-monster yang menjadi musuh dari tokoh-tokoh tersebut. Bandingkan dengan "penampakan" animasi dalam film kita. Seperti film di TV Ind*s**r (<=disensor, supaya gak nyebut merk... :D ) misalnya, gimana keliatan dengan jelasnya animasi elangnya itu, atau jurus-jurus yang keluar dari pesilat-pesilatnya. Dimana anak kecil pun tau kalau itu semua cuma boongan doang, he he...

Saya sendiri merasa, bahwa wadah atau tampungan untuk animasi Indonesia itu masih sangat kurang. Mungkin langkah kecilnya kita bisa mengadakan atau membuat sebuah website untuk menampung karya karya animasi Indonesia, yang mungkin bisa ditampilkan di tv-tv kita. Atau langkah yang besar adalah membuat sebuah perusahaan animasi yang bekerja sama dengan salah satu televisi lokal, dengan begitu yah, minimal animasi kita bisa sedikit naik di pasaran.

Dan bicara soal animasi, ada animasi Indonesia yang bisa menjadi kebanggan kita bersama. Walaupun sekarang baru muncul trailernya, yaitu film animasi: "The Battle of Surabaya". Dan yang membanggakan lagi film ini dibuat oleh tim dari STMIK AMIKOM Yogyakarta
Tokoh The Battle of Surabaya
Yang pengen liat trailernya silahkan klik disini.

Yah, semoga film ini bisa jadi dan berhasil, dan menjadi batu loncatan untuk animasi2 Indonesia lainnya, sehingga dunia animasi Indonesia bisa bersaing dengan negara negara lain.
Yah, sekian dulu postingan kali ini. Udah capek ngetiknya, :D , tetap semangat untuk membangun Indonesia....

0 komentar:

Posting Komentar

 
;